Monday, June 6, 2016

PUISI LAYANG-LAYANG



Layang-Layang
Oleh : Nahdiansyah Abdi


Saat kurangkai benang demi benang
Dalam alur yang tlah ditentukan
Membangun bentuk yang seimbang
kugunting selembar kertas
kurakit bersama teman
semua anak menjadi riang
kini tlah jadi selembar layang-layang
Yang terbentuk kemudian
Sebuah keindahan
Layang-layang terbang
anak-anakpun senang

Reset and Resume MX320/MX328





Reset MX320/MX328 / Resume MX320, MX328? 
Ini cara manual yang paling efektif....!

Ciri Khas Printer Canon Pixma apabila dimodif tintanya dari Cartridge dan tinta Orisinill menjadi tinta modifikasi adalah: menjadi error atau ngeblink apabila tinta asli di dalam Cartridge habis. Dalam keadaan demikian biasanya indikator tinta atau alarm memberitahukan bahwa tinta hitam atau berwarna habis. Padahal kita yakin bahwa tinta di dalam Cartridge tersebut masih penuh. Tidak perlu panik dan tidak perlu ganti Cartridge Baru yang mahal. Cukup melakukan "Resume" saja.

Langkah-langkah me"resume"nya mudah :

a. Untuk Canon Pixma seri IP, sbb:

* Tekan agak lama ( sekitar 30 detik- 1 menit ) tombol stop/reset. Gitu saja, sdh OK kok.

b. Untuk Canon Pixma seri MP ke atas:

* Kalau indikator tinta hitam/Black yang menyala:

- Tekan secara bersamaan tombol Stop/reset dan tombol hitam/Black selama sekitar 30 detik - 1 menit. Biasanya langsung OK.

* Kalau indikator tinta warna/Color yang menyala:

- Tekan secara bersamaan tombol stop/reset dan tombol warna/color selama sekitar 30 detik- 1menit. Biasanya juga langsung Ok.


c. Khusus Canon Pixma seri MX320/MX328, sepertinya lebih rumit lagi, tetapi Alhamdulillah saya sudah berhasil mengatasi problem pada Canon Pixma MX328 saya.

Langkah-langkah sebagai berikut:

A. Mereset dulu Canon Pixma MX328

Langkah-langkah mereset manual Printer Canon Pixma MX 328 yang paling efektif dari sekian metode yang pernah saya coba adalah sbb:
1. Matikan Printer, kabel power dan USB masih tetap terpasang.
2. Tekan tombol Stop/Reset, tahan, jangan dilepas sekitar 3-5 second.
3. Tekan tombol On/Off, tahan sebentar jangan dilepas, bersamaan dengan itu lepaskantekanan pada tombol Stop/Reset.
4. Sekitar 3 second atau kurang dari itu, tekan tombol Stop/Reset sebanyak dua kali.Selang waktu di antara dua tekanan tersebut adalah seperti orang menghitung 1,2,3.5. Silahkan tunggu proses 'save mode' beberapa saat. Pada layar Display akan ada tulisan "Save mode".

6. Selanjutnya tekan lagi tombol "Stop/Reset" 4 kali, selang waktu penekanannya seperti menghitung angka 1,2,3,4. Setelah proses ini pada layar display akan ada tulisan "SAVE MODE, IDLE", yang menunjukkan printer dalam keadaan 'idle'.
7. Berikutnya tekan tombol On/Off dua kali, lama waktu penekanannya sama dengan diatas. Biasanyaprinter akan segera mati.
8. Tunggu sekitar 1 sd 2 menit, kalau printer tidak mati dengan sendirinya, matikan printer dengan menekan tombol On/Off sekali lagi.
9. Hidupkan lagi printer Anda.

B. Me"resume" MX328.

Pada printer seri MP, setelah proses mereset di atas biasanya printer langsung bisa dipergunakan, tetapi untuk MX328 masih harus melakukan langkah "resume", sebagai berikut:

1. Coba gunakan printer untuk mencetak sebuah dokumen.

2. Proses mencetak akan macet di tengah jalan. Akan muncul indikasi "Error" pada layar display dengan indikasi "Paper Jammed". Kita diperintah untuk mengeluarkan kertas yang macet, dan ada tulisan tinta hitam atau warna dalam kondisi "Low".

3. Lakukan langkah meresume seperti petunjuk di atas.

4. Coba untuk mencetak dokumen sekali lagi. Insya Allah Canon Pixma MX328 anda sudah bisa bekerja normal kembali tanpa membeli Cartidge baru lagi.

5. Selamat mencoba. Good Luck!.
C. Me"resume" Cartridge Baru yang baru direfil pada MX328.
Apabila Cartridge baru baik yang yang dimodif atau tidak, kehabisan tinta orisinilnya, maka apabila cartridge tersebut terisi dengan tinta refil, maka sensor pada printer akan mengenali ketidakaslian dari tinta yang ada di dalam cartridge tersebut, spontan layar display memberikan pesan 'low ink' black atau color.
Cara terakhir yang cukup sederhana baru saja saya terapkan pada MX328 pada hari Jumat, 18 Pebruari jam 9 pagi, dan ternyata berhasil.
Saat saya mengcopy dokumen tiba-tiba layar display memberitahukan bahwa tinta hitam habis (tentunya pesannya dalam bahasa Inggris). Selanjutnya printer ngadat tidak bisa digunakan.
Trik : Langsung pencet saja tombol 'black' tanpa menekan tombol lain, dalam waktu sekitar 3 sampai 5 second. Alhamdulillah printer langsung dapat digunakan. Demikian halnya apabila cartridge 'color' yang kehabisan isi, tekan saja tombol 'color' dg waktu yang sama, insya Allah hasilnya akan sama.

Catatan:
1. untuk teknik mereset caranya tetap, belum ada perubahan. Memang ada yang berhasil dan ada juga yang gagal. Yang gagal kemungkinan terbesarnya karena cartridge tersebut memang rusak.
2. Apabila akan menggunakan software resetter, sebelumnya printer harus di 'service mode' atau dalam status idle. Kalau tidak maka software resetter tidak akan berfungsi.
Langkah-langkah mereset Printer Canon Pixma dengan menggunakan 'Software Resetter' bisa anda pelajari pada alamat berikut:
http://wastuwaluyanto.blogspot.com/2011/02/cara-penggunaan-resetter-pada-canon.html#links


D. Cara mengatasi "Error Code 5100" dan "Paper Jump" Canon Pixma:

"Service Error 5100" dan "Paper Jump" ini sering dialami pada saat printer baru dinyalakan, atau pada saat printer sedang persiapan untuk mencetak. Penyebab paling sering biasanya karena "carriage catridge" tidak dapat bergerak bebas atau pergerakannya terhambat oleh sesuatu. Sesuatu itu bisa berupa selang infus, sobekan kertas atau sumbat cartridge kalau pada printer Epson.

Cara mengatasinya dengan mencoba menggeser sedikit selang infus yang tersambung dengan catridge (dalam keadaan catridge parkir). Selang infus coba dirapikan. Atau singkirkan jika ada benda asing yang menghambat pergerakan wadah Cartridge. Dengan cara ini biasanya masalah teratasi.

Berikut "Error Code" Canon Pixma yang saya ketahui:

Error Code………Description
5000 ……………….Home position error
5100 ……………….Carriage control error
5200 ……………….Head temperature sensor error
5400 ……………….Printer temperature sensor error
5600 ……………….No cartridge error
5C00 ……………….Purging operation error
5200 ……………….Scanner cartridge error

MATERI SMK : DIFFERENTIAL



DIFFERENTIAL 
Differential atau sering dikenal dengan nama gardan adalah komponen pada mobil yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda . Sekedar untuk mengingatkan Anda , bahwa putaran roda semuanya berasal dari proses pembakaran yang terjadi dalam ruang bakar. Proses pembakaran inilah yang kemudian akan menggerakkan piston untuk bergerak naik turun . Lalu gerak naik turun piston ini akan diteruskan untuk memutar poros engkol . Gerak putar poros engkol ini akan diteruskan untuk memutar roda gila / flywheel. Putaran roda gila akan diteruskan untuk memutar kopling kemudian diteruskan memutar transmisi ke as kopel lalu ke gardan . Gardan akan meneruskan putaran ini ke as roda dan as roda akan memutar roda, sehingga kendaraan dapat berjalan
Differential 4wd
Differential merupakan komponen pada 4WD yang berfungsi untuk meneruskan torsi dari mesin menuju poros penggerak roda. Selain itu, differential dapat mengatur putaran pada roda ketika berbelok. Dimana pada kondisi berbelok, roda bagian dalam harus berputar dengan kecepatan yang lebih rendah dari pada roda bagian luar. Pada sistem 4WD, differential ditempatkan diantara kedua roda belakang maupun roda depan. Jenis differential pun berbeda-beda, sesuai dengan desain kendaraan yang dipakai.


Fungsi differenial pada mobil adalah
1. Merubah arah putaran mesin :
       Sebagaimana Anda ketahui bahwa posisi mesin pada mobil untuk truck atau khusunya mobil yang menggunakan as kopel, memiliki posisi mesin yang memanjang ke depan . Sehingga arah putaran dari roda gila jelas tidak searah dengan arah putaran roda. Maka gardan inilah yang membuat arah dari putaran mesin menjadi searah dengan arah putaran roda(yaitu maju ke depan)
2. Memperbesar momen :    
      Momen adalah tenaga putaran dari sebuah benda yang berputar. Putaran poros engkol mempunyai tenaga atau momen . Tenaga dari suatu benda yang berputar dengan cepat adalah kecil , sedangkan tenaga dari benda yang berputar lambat adalah besar. Seperti kita ketahui bahwa selambat – lambatnya mesin berputar memiliki kecepatan minimal 600 rpm. Maksudnya adalah dalam satu menit poros engkol berputar 600 kali. Sedangkan pada kecepatan tinggii memiliki kecepatan hingga 12.000 rpm , berarti poros engkol berputar 12.000 kali dalam 1 menit. Agar tenaga dari poros engkol ini menjadi besar , maka kecepatan putaran dari poros engkol ini harus diperlambat. Di sisnlah gardan memperlambat kecepatan putaran dari poros engkol tersebut, sehingga tenaga putar atau momen menjadi besar dan mobil dapat bergerak atau berjalan.
3. Membedakan putaran roda kiri dan kanan saat membelok :
      Pada saat mobil berbelok , putaran roda bagian dalam cenderung lebih lambat daripada putaran roda bagian luar. Hal ini dimaksudkan agar mobil dapat berbelok dengan baik dan tidak slip. Jika kedua roda antara yang kiri dan kanan selalu sama, maka mobil tak akan membelok. Di sinilah gardan membuat putaran roda kiri dan kanan tidak sama , sehingga mobil dapat membelok dengan baik.

PRINSIP DASAR DIFFERENTIAL
a)    Saat Berjalan Lurus
Bila beban (w) yang sama diletakkan pada setiap rack, kemudian shackle ditarik ke atas maka kedua rack akan terangkat pada jarak yang sama sejauh shackle ditarik ke atas, selama tahanan pada kedua sisi pinion sama.
b)    Saat Berbelok
Bila beban yang lebih besar diletakkan pada rack sebelah kiri dan shackle ditarik ke atas seperti pada gambar (b), pinion akan berputar sepanjang gigi rack yang mendapat beban lebih berat disebabkan adanya perbedaan tahanan yang diberikan pada pinion dan ini mengakibatkan rack yang mendapat beban lebih kecil akan terangkat. Jarak rack yang terangkat sebanding dengan jumlah putaran pinion.
 CARA KERJA DIFFERENTIAL
a.        Pada saat jalan lurus.
Pada saat kendaraan jalan lurus pada jalan datar tahanan gelinding (rolling resistance) pada kedua roda penggerak (drive gear) relatif sama. Bila tahanan kedua poros axle belakang sama (A dan B) , pinion tidak berputar sendiri tetapi ring gear, differential case dan poros pinion berputar bersama dalam satu unit. Dengan demikian pinion hanya berfungsi untuk menghubung-kan side gear bagian kiri dan kanan, sehingga menyebabkan kedua drive wheel berputar pada rpm yang sama.
b.       Pada saat membelok.
Pada saat kendaraan membelok ke kiri tahanan roda kiri lebih besar dari pada roda kanan. Apabila differensial case berputar bersama ring gear maka pinion akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear.
Hal ini dapat dikatakan bahwa putaran rata-rata kedua roda gigi adalah sebanding dengan putaran ring gear.

REFERENSI
Hubungan antara rpm drive wheel dan ring gear dapat diuraikan sebagai berikut :
Rpm  drive wheel kanan      +       Rpm drive wheel kiri
Rpm ring gear  = 2

c.        Satu roda pada permukaan jalan yang berlumpur.
Bila salah satu roda berada di Lumpur maka akan terjadi slip bila pedal akselerator diinjak. Hal ini disebabkan karena tahanan gesek yang sangat rendah dari permukaan Lumpur.
Keadaan ini akan menyulitkan untuk mengeluarkan roda dari Lumpur karena lebih banyak terjadi slip dari pada bergerak.

Bagian-bagian yang ada pada Differential
1). Differential carrier / rumah gardan.
     - Berfungsi untuk melindungi dan sebagai tempat komponen-komponen gardan seperti drive pinion gear dan ring gear.
2). Companion flange / flange penyambung.
     - berfungsi untuk meneruskan putaran dari propeler shaft ke drive pinion shaft.
3). Dust deflector.
     - Berfungsi untuk menahan oil seal / perapat oli.
4). Oil slinger
    - Sama seperti dust deflektor, oil slinger juga berfungsi untuk menahan oil seal / perapat oli.
5). Oil seal / Perapat oli.
    - Berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran oli pada gardan.
6). Front bearing / bantalan depan.
     - Berfungsi untuk memperlancar/ memperlembut putaran drive pinion shaft.
7). Rear bearing / bantalan belakang.
     - Sama seperti front bearing, rear bearing juga berfungsi untuk memperlancar / memperlembut putaran drive pinion shaft.
8). Outer race.
     - Berfungsi sebagai dudukan Bearing.
9). Collapsible spacer.
     - Berfungsi sebagai pemberi jarak / pemisah antara Front bearing dengan Rear bearing.
10). Shim / plat tipis.
     - Berfungsi untuk mengatur penyetelan jarak gigi kontak antara drive pinion gear dengan ring gear.
11). Drive pinion shaft / poros pinion penggerak.
     - Berfungsi untuk meneruskan putaran dari companion flage menuju drive pinion gear

12). Drive pinion gear / roda gigi pinion penggerak.
     - Berfungsi untuk meneruskan putaran dari drive pinion shaft menuju eing gear.
13). Ring gear / mahkota / matahari / corona.
     - Berfungsi untuk meneruskan tenaga putaran dari drive pinion gear menuju differential case.
     - Selain itu, ring gear juga berfungsi memperbesar momen puntir yang dihasilkan oleh drive pinion gear.
14). Differential case.
     - Berfungsi untuk meneruskan tenaga putaran dari ring gear menuju differential pinion shaft.
     - Sebagai dudukan side gear dan differential pinion shaft.
15). Differential pinion shaft.
     - Berfungsi untuk meneruskan tenaga putaran dari differential case ke differential pinion gear.
16). Differential pinion gear / gigi antara / gigi planetari.
     - Berfungsi untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan ketika berbelok ke arah kiri maupun kanan.
17). Side gear / gigi payung / gigi samping.
     - Berfungsi untuk meneruskan tenaga putaran dari differensial pinion gear ke axle shaft ( as roda).
18). Pin.
     - Berfungsi untuk mengunci differential pinion shaft.
19). Lock klem.
     - Untuk memperkuat pengencangan baut antara ring gear dengan differential case.
20). Side bearing / bantalan samping.
     - Berfungsi untuk memperlancar putaran differential case.
21). Trust washer / cincin dorong.
     - Sebagai pembatas side gear dengan differential case.
     - Selain itu juga berfungsi sebagai pelumas / pencucui differential pinion gear dan side gear.
22). Bearing cap.
     - Berfungsi sebagai tempat sode bearing.
     - Selain itu juga berfungsi sebagai alur penyetelan pada adjusting nut.
23). Adjusting nut.
     - Berfungsi untuk mengatur jarak / menyetel gigi kontak antara ring gear dg drive pinion shaft.
24). Adjusting nut lock / pengunci baut penyetel.
     - Berfungsi untuk mengunci adjusting nut agar tidak mudah berputar.